PRODUKSI KENTANG (Solanum tuberosum L.) VARIETAS GRANOLA YANG DIAPLIKASI PUPUK ORGANIK KASCING DAN INOKULASI MIKORIZA ARBUSKULAR
Elkawakib Syam'un
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik kascing dan inokulasi mikoriza arbuskular terhadap produksi kentang. Penelitian dilaksanakan di Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolopao, Malino, Kabupaten Gowa. Kegiatan penelitian dimulai dari Juni - Agustus 2002. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah pemberian pupuk kascing terdiri dari 4 taraf, yakni tanpa pupuk kascing, dengan pupuk kascing 100 g tanaman-1, pupuk kascing 200 g tanaman-1, dan pupuk kascing 300 g tanaman-1. Faktor kedua adalah inokulasi mikoriza terdiri dari 4 taraf, yakni tanpa inokulasi mikoriza, 2,5 g tanaman-1 inokulan mikoriza, 5,0 g tanaman-1 inokulan mikoriza, dan 7,5 g tanaman-1 inokulan mikoriza. Sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan, setiap kombinasi diulang sebanyak tiga kali dan diperoleh 48 petak percobaan. Terdapat interaksi yang nyata antara pemberian pupuk organik kascing dengan inokulasi berbagai dosis MA terhadap komponen hasil. Rata-rata bobot umbi tertinggi diperoleh pada pemberian pupuk kascing 300 g tanaman-1 dan inokulasi MA 5 g tanaman-1, yakni 1114,33 g tanaman-1; 33,43 kg petak-1 dan 49,53 ton hektar-1, sedangkan rata-rata jumlah umbi tanaman-1 terbanyak (16 buah) diperoleh pada pupuk kascing 300 g tanaman-1 dan tanpa MA, sementara rata-rata diameter umbi per tanaman terbesar (6,42 cm) diperoleh pada pupuk kascing 300 g tanaman-1 dan inokulasi MA 7,5 g tanaman-1.
Full Text: PDF