Animal Production, Jurnal Produksi Ternak, Vol 9, No 3 (2007)

Font Size:  Small  Medium  Large

Comparative Analysis of the Level of Social Integration in Cattle Farmers’ Groups in Banjarnegara District, Indonesia

Mochamad Sugiarto, Yusmi Nur Wakhidati

Abstract


Pembentukan dan pengembangan kelompok peternak akan dapat meningkatkan kekompakan dan kebersamaan
antar peternak dalam melakukan aktifitas usaha peternakan. Melalui kelompok peternak, anggota akan bersatu dan bekerja
sama untuk menjadikan mereka lebih berdaya (empowered). Integrasi sosial (social integration) di dalam kelompok
peternak merupakan faktor yang penting dalam upaya peningkatan proses pemberdayaan anggota dan keberlanjutan
kelompok ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan tingkat integrasi sosial peternak dalam
kelompok peternak yang digolongkan berdasarkan tingkat perkembangan organisasi (organizational development) di
Kabupaten Banjarnegara. Ketiga golongan kelompok peternak tersebut adalah pemula (beginner), madya (intermediate) dan
lanjut (advance). Delapan kelompok peternak yang terdiri dari 145 peternak dipilih sebagai responden dengan menggunakan
metode pengambilan sample berjenjang. Data tentang tingkat integrasi sosial dikumpulkan menggunakan kuisioner terbuka
dan tertutup. Uji Kruskal-Wallis digunakan untuk membandingkan tingkat integrasi sosial pada tiga golongan kelompok
ternak berdasarkan tingkat perkembangan oganisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sosial peternak di dalam
kelompok peternak di Kabupaten Banjarnegara sudah cukup tinggi. Berdasarkan uji Kruskal-Wallis, tingkat integrasi sosial
peternak menunjukkan perbedaan (P

Full Text: PDF